
Salatiga – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan komunikasi dengan generasi muda, Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Kav ...

Belitung, sitaberita.com – Totalitas dalam menyambut penerbangan perdana internasional Scoot tujuan Pulau Belitung terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung dan stakeholders. ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan kesiapan menyambut penerbangan internasional perdana maskapai Scoot Airline dengan rute Singapura ke Belitung ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung resmi meluncurkan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Kegiatan ini menandai ...

Jakarta, sitaberita.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi melakukan rotasi kepada 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai provinsi ...

Salatiga – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan komunikasi dengan generasi muda, Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Kav ...

Belitung, sitaberita.com – Totalitas dalam menyambut penerbangan perdana internasional Scoot tujuan Pulau Belitung terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung dan stakeholders. ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan kesiapan menyambut penerbangan internasional perdana maskapai Scoot Airline dengan rute Singapura ke Belitung ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung resmi meluncurkan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Kegiatan ini menandai ...

Jakarta, sitaberita.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi melakukan rotasi kepada 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai provinsi ...
Home » Berita Terbaru » Publik Bertanya “Dalang Ricuh Demo DPR” Idrus Marham Buka Suara Terkait Pernyataan Hendropriyono
JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham meminta Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono mengungkap dalang dikubur di sekitar Gedung DPR/MPR beberapa hari ini yang berakhir ricuh. Idrus menanggapi pernyataan Hendropriyono yang mengaku tahu sosok yang menjadi dalang demo ricuh tersebut.
Idrus berpendapat, pernyataan Hendropriyono yang mengindikasikan adanya pengontrol dari luar negeri dengan segala jaringannya di Indonesia, tidak boleh berhenti sebagai isu, melainkan harus ditindaklanjuti secara terang-benderang.

“Kalau Pak Hendro bilang ada dalang, baik luar maupun dalam negeri, ya sebaiknya disampaikan ke publik siapa orangnya. Jangan dibiarkan masyarakat berspekulasi. Apalagi sudah ada korban jiwa. Ini menyangkut kepentingan bangsa,” ujar Idrus kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Menurut Idrus, dalam situasi sosial politik yang rawan, ketidakjelasan justru bisa menimbulkan keresahan baru. “Kalau ada aktor asing yang ikut campur, publik berhak tahu. Ini bukan hanya soal politik, tapi soal kedaulatan bangsa. Jangan sampai publik dibiarkan bingung atau saling curiga di antara kita sendiri,” katanya.
Dia pun mengingatkan bahwa bangsa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam menghadapi upaya adu domba oleh aktor eksternal maupun internal. Idrus berpendapat bahwa solidaritas kebangsaan harus diperkuat di tengah gejolak politik dan aksi jalanan yang sering mengatasnamakan kepentingan rakyat.
“Kita sesama anak bangsa, jangan mau diadu domba. Identifikasi masalah harus jernih, bukan berdasarkan emosi saat ini. Jangan sampai ada pihak yang memicu ketidakpuasan rakyat lalu menimbulkan korban jiwa,” imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, protes publik sering kali muncul bukan hanya ketika pemerintah abai, tetapi justru ketika pemerintah sedang melakukan perbaikan. “Banyak reformasi dan kebijakan korektif yang bertentangan dengan resistensi. Ini situasi klasik yang sering membuat pemerintah serba salah. Presiden Prabowo juga sering menyitir soal ini. Kita harus bijak melihatnya,” ucapnya.
Dia juga membahas dinamika ini dengan teori sosial yang sering disebut Scapegoat Theory atau teori kambing hitam. Dalam konteks politik, pemerintah sering kali menjadi sasaran utama kemarahan masyarakat, meskipun akar masalah sebenarnya lebih kompleks.
“Fenomena kambing hitam itu nyata. Pemerintah dijadikan kambing hitam atas semua masalah, padahal kadang ada pihak lain yang malah bermain di belakang. Inilah kenapa penting bagi Pak Hendro untuk mengungkap siapa sebenarnya dalang yang dimaksud. Kalau tidak, teori itu hanya jadi bahan perdebatan tanpa arah,” tuturnya.
Idrus mengungkapkan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mendorong aparat keamanan dan penegak hukum untuk proaktif melacak jejak para pengontrol kericuhan. Kemudian, transparansi diperlukan agar tidak terjadi spekulasi politik yang dapat memecah belah masyarakat.
Di sisi lain, Polisi, BIN, TNI, dan semua punya instrumen untuk mengusut. Dia juga mendorong untuk membongkar kalau ada bukti keterlibatan pihak asing atau jaringan tertentu. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena terkesan kebenaran tertutup-tutupi.
Idrus kembali menjelaskan penegasan Bahlil bahwa tragedi yang menimpa seorang pengemudi ojol harus menjadi momentum evaluasi. Dia mengatakan, Negara tidak boleh kalah oleh provokasi ataupun operasi politik terselubung.
“Korban yang jatuh harus membuka mata kita semua, betapa seriusnya dampak provokasi. Kita jangan sampai mengulangi kesalahan dengan saling curiga. Yang penting sekarang, kebenaran terungkap, pelaku diadili, dan publik mendapatkan kepastian,” tutupnya.
(rca)
Salatiga – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan komunikasi dengan generasi muda, Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Kav...
Read more
Komentar