
Salatiga – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan komunikasi dengan generasi muda, Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Kav ...

Belitung, sitaberita.com – Totalitas dalam menyambut penerbangan perdana internasional Scoot tujuan Pulau Belitung terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung dan stakeholders. ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan kesiapan menyambut penerbangan internasional perdana maskapai Scoot Airline dengan rute Singapura ke Belitung ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung resmi meluncurkan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Kegiatan ini menandai ...

Jakarta, sitaberita.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi melakukan rotasi kepada 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai provinsi ...

Salatiga – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan komunikasi dengan generasi muda, Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Kav ...

Belitung, sitaberita.com – Totalitas dalam menyambut penerbangan perdana internasional Scoot tujuan Pulau Belitung terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Belitung dan stakeholders. ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung memastikan kesiapan menyambut penerbangan internasional perdana maskapai Scoot Airline dengan rute Singapura ke Belitung ...

Belitung, sitaberita.com - Pemerintah Kabupaten Belitung resmi meluncurkan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Kegiatan ini menandai ...

Jakarta, sitaberita.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi melakukan rotasi kepada 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di berbagai provinsi ...
Home » Berita Terbaru » Kementrans Bentuk Komcad, Wamen Viva Yoga: Bentuk Transmigran yang Tangguh dan Berjiwa Patriot
Jakarta, sitaberita.com – Sebanyak 306 pemuda yang berasal dari berbagai provinsi seperti Papua Selatan, Kalimantan Utara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Aceh, Banten, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur, direkrut oleh Kementerian Transmigrasi (Kementrans) untuk dibentuk menjadi Komponen Cadangan (Komcad). Rabu (24/09/2025).

Para pemuda, 258 laki-laki dan 48 perempuan, itu adalah masyarakat yang mendiami kawasan transmigrasi dan calon transmigran. Sebelum mereka mengikuti transmigrasi atau dikembalikan ke daerah masing-masing, lebih dahulu dididik di ‘Kawah Candradimuka’ Kodiklat TNIAD, Bandung, Jawa Barat, selama dua bulan.
Di Bandung, mereka dididik dan digembleng semi militer dasar agar menjadi manusia yang disiplin, menguasai ilmu bela negara, dan kebencanaan alam. Bagi peserta yang lulus akan diberi pangkat sesuai dengan pendidikan terakhir. Bagi yang lulusan SMP menjadi tamtama, SMA sebagai bintara, dan sarjana menjadi perwira.
Bagi Kementrans Komcad yang dibentuk itu sangat istimewa sehingga keberangkatannya ke kodiklat disertai dengan upacara dan mengantar hingga ke bus yang akan membawa mereka ke Bandung, Lapangan Kementrans, Kalibata, Jakarta.
Hadir dalam upacara dan pelepasan Komcad, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta pejabat lainnya. Program itu bersinergi dengan Kementerian Pertahanan sehingga juga hadir pejabat dari kementerian itu.
Viva Yoga Mauladi mengatakan transmigrasi dibentuk sebagai kementerian tersendiri oleh Presiden Prabowo.
“Untuk menjalankan amanat mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung program swasembada pangan dan ikut menjaga wilayah NKRI dengan cara memindahkan penduduk dari tempat yang padat ke tempat longgar,” ujarnya.
Dengan menempatkan penduduk di daerah longgar terutama provinsi-provinsi yang berbatasan dengan negara lain, seperti Aceh, Kalimantan Utara, dan Papua Selatan, maka para transmigran Komcad itu siap menjaga setiap jengkal tanah, lahan, dan kawasan yang berada di wilayah Indonesia.
“Dengan bekal pendidikan dari kodiklat, mereka menjadi transmigran yang tangguh, disiplin, pekerja keras, dan cinta tanah air. Program Komcad ini disebut rangkaian dari Transmigrasi Patriot,” tegasnya.
Diungkap, para Komcad merupakan calon transmigran lokal. Pemuda Papua Selatan yang mengikuti pembentukan Komcad nantinya akan mengikuti transmigrasi di wilayah provinsinya sendiri. Dikatakan paradigma baru transmigrasi adalah transmigrasi bisa dilaksanakan bila ada permintaan dari daerah. Tanpa ada permintaan dari daerah maka transmigrasi tidak bisa dilakukan.
“Jadi kita tidak akan mengirim transmigran dari Jawa ke luar pulau bila tidak ada permintaan dari daerah,” tuturnya.
Pembentukan Komcad oleh Kementrans sangat diminati oleh para pemuda. Animo besar ini menurut Viva Yoga direspon dengan akan digelarnya Pembentukan Komcad Gelombang II.
(*/Red/LK).
Salatiga – Dalam upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan komunikasi dengan generasi muda, Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga Letkol Kav...
Read more
Komentar