
Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, SE, M.Han., menyambut kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie ...

Kegiatan ini berlangsung di depan Kantor Pemerintah Kota Salatiga yang berlokasi di Jl. Letjen Sukowati No.51, dengan melibatkan unsur TNI, ...

JAKARTA — Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapatkan amanah kepercayaan yang sangat kuat dari masyarakat. ...

Belitung, sitaberita.com - Kejuaraan Tinju Amatir Piala Danlanud H.AS Hanandjoeddin resmi dibuka pada Senin (20/4/2026) bertempat di GOR Tanjungpandan. Kegiatan ...

Belitung Timur, sitaberita.com - Guna meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV, Yonif TP 845/Ks menggelar ...

Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, SE, M.Han., menyambut kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie ...

Kegiatan ini berlangsung di depan Kantor Pemerintah Kota Salatiga yang berlokasi di Jl. Letjen Sukowati No.51, dengan melibatkan unsur TNI, ...

JAKARTA — Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapatkan amanah kepercayaan yang sangat kuat dari masyarakat. ...

Belitung, sitaberita.com - Kejuaraan Tinju Amatir Piala Danlanud H.AS Hanandjoeddin resmi dibuka pada Senin (20/4/2026) bertempat di GOR Tanjungpandan. Kegiatan ...

Belitung Timur, sitaberita.com - Guna meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV, Yonif TP 845/Ks menggelar ...
Home » Berita Terbaru » Sepiak Belitong Rayakan 15 Tahun Perjalanan: Merenungkan, Menenun, dan Berbagi Harapan
Belitung, sitaberita.com – Memasuki usia ke-15, Sepiak Belitong, pionir batik motif Belitong, menandai perjalanannya dengan sebuah perayaan penuh makna: merenungkan perjalanan dan menenun kembali harapan. Minggu (2/11/2025).
Bersama Sedare Sepiak, keluarga besar yang tumbuh bersama brand ini, Sepiak mengajak semua untuk berbagi refleksi lewat seni scrapbook kegiatan membuat karya dengan menempelkan foto-foto penuh kenangan positif dan menghiasinya menggunakan potongan kain dari limbah sisa produksi batik Sepiak Belitong.
Selain menjadi wadah ekspresi diri, kegiatan ini merepresentasikan semangat sustainability, yakni produksi yang bertanggung jawab untuk mengurangi limbah dan menjadikannya lebih bernilai.
Scrapbook refleksi ini juga menjadi media terapi mental dan ruang ekspresi emosional positif, tempat setiap peserta menenun kembali kisah, rasa syukur, dan harapan baru dalam bentuk karya.
Dalam momentum ini, Sepiak berkolaborasi dengan Growth Psychological Center untuk menghadirkan ruang refleksi bersama, menggali perjalanan para Sedare Sepiak dan menumbuhkan harapan baru di masa depan.
Melalui pendekatan psikologis dan kreatif, kegiatan ini mengajak setiap peserta untuk menyadari nilai perjalanan hidup serta peran mereka dalam membangun budaya dan kebersamaan.
Perayaan ini semakin hangat dengan kolaborasi bersama Tea House, brand teh artisan dari Belitung Timur.
Bersama, mereka meluncurkan teh racikan istimewa dengan rempah Belitong, diciptakan khusus untuk momen ulang tahun Sepiak. Racikan ini menjadi simbol kehangatan dan relaksasi teman yang pas dalam proses refleksi diri.
Tak hanya merayakan perjalanan, Sepiak juga berbagi kebahagiaan melalui program beasiswa hasil penjualan produk kolaborasi Sepiak x Anak Spesial, bertema Kapal Harapan.
Beasiswa ini disalurkan untuk mendukung terapi anak-anak dengan kebutuhan khusus di Belitung Child Development (BCD).
Yang membuat momen ini begitu mengharukan, karya yang menjadi sumber beasiswa tersebut justru diciptakan oleh para anak istimewa sendiri mereka yang selama ini mungkin dipandang terbatas, kini justru menunjukkan potensi luar biasa untuk berdaya secara ekonomi dan bahkan membantu teman-teman mereka yang membutuhkan.
Melalui tangan mereka, lahir pesan indah bahwa setiap anak, tanpa kecuali, memiliki kemampuan untuk memberi arti dan dampak bagi dunia di sekitarnya.
“Kami percaya setiap anak berhak tumbuh, berkarya, dan memberi warna bagi dunia. Sepiak lahir dari semangat berbagi budaya dan harapan dan semangat itu terus kami bawa hingga hari ini,” ujar Bella, Founder dan CEO Sepiak Belitong.
Selama 15 tahun perjalanan, Sepiak terus menenun kisah budaya, pemberdayaan, dan keberlanjutan. Dari warisan batik motif daun simpor yang telah dihakcipta, hingga kolaborasi dengan masyarakat, penyandang disabilitas, dan warga binaan lapas, Sepiak menjadi saksi bahwa karya lokal mampu menjadi jembatan antara tradisi dan masa depan.
Terima kasih kepada semua Sedare yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Mari terus berbagi budaya dan harapan
(*/Luise).
Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, SE, M.Han., menyambut kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie...
Read more
Komentar